
Minahasa Utara, 17 Agustus 2025 – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kecamatan Kema di Lapangan Desa Tontalete, Minggu (17/8). Upacara dimulai pukul 07.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 09.30 WITA dengan Inspektur Upacara, Camat Kema Daniel Komenaung, SE.
Kegiatan ini dihadiri para Hukum Tua dan Kepala Desa se-Kecamatan Kema, pegawai, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Menariknya, dalam perayaan kemerdekaan ke-80 ini hanya ada satu perusahaan yang mengutus karyawan untuk mengikuti upacara, yakni PT. Kether Coco Bio, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal Tiongkok. Para karyawan perusahaan itu tampil kompak mengenakan pakaian bernuansa merah-putih.
“Menanggapi Surat Undangan dari Pemerintah Desa Tontalete maka kami manajemen perusahaan mengarahkan para karyawan agar turut berpartisipasi mengikuti upacara memperingati kemerdekaan NKRI ke 80 Tahun”

“Mengesampingkan tanggapan pro dan kontra dari masyarakat setempat, kami tetap berupaya menjunjung sikap teladan untuk memperkokoh integritas jiwa nasionalisme pekerja yang di dalamnya 99% merupakan Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia” ujar Deiby, HRD PT. Kether Coco Bio, saat dijumpai usai upacara.
Ia menambahkan, “Kami selaku karyawan PT. Kether Coco Bio mengucapkan Dirgahayu Indonesia, dirgahayu negeriku!” yang kemudian disambut dengan lantang oleh para pekerja dengan teriakan “Merdeka!”.
Dalam amanat upacara, Camat Daniel Komenaung membacakan sambutan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, SE, yang menekankan pentingnya sinergitas pembangunan dalam mewujudkan Minahasa Utara sebagai daerah yang maju.
Beberapa poin penting dari sambutan Bupati yang disampaikan, antara lain:
Perlunya menanggapi kesenjangan sosial antara masyarakat desa dan kota.
Menjaga integritas budaya bangsa yang mulai terkontaminasi oleh budaya asing.
Menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpengaruh pada ketahanan pangan masyarakat.
Bupati menegaskan, pemerintah dan masyarakat harus bersatu dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menjaga ketertiban umum, serta berkontribusi aktif membangun Minahasa Utara.
Adapun tema HUT RI ke-80 tahun ini adalah “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, yang menjadi spirit nasional sekaligus motivasi untuk seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (JP)
